Alkisah ada dua orang yang sangat berbeda.
Yang satu orang yang baik dan dermawan.
Yang satunya lagi hanya memikirkan keuntungan.
Suatu hari keduanya membaca tulisan Andi F. Noya.
Andi berkisah tentang salah satu "hobi"-nya untuk membuat kejutan dengan membayar tol buat mobil yang ada di belakangnya.
Si baik hati terinspirasi dan meniru hobi Andi.
Si pencari keuntungan tidak memperoleh manfaat dari tulisan Andi, kecuali dia selalu berharap mobilnya berada di belakang mobil Andi.
Al-Quran adalah petunjuk bagi manusia.
Obat buat jiwa dan rahmat bagi orang yang beriman.
Tapi buat orang zalim, hanya kerugian yang mereka dapat.
QS 17:82
Friday, November 21, 2008
Thursday, November 6, 2008
Istighfar yang Tak Biasa
Barusan aku dapat kabar melalui sms dari Nina, istriku, bahwa mba Enok will be back.
Mba Enok adalah baby sitter pertama kami.
Saat itu Nadya baru saja lahir beberapa bulan.
Cukup lama bersama kami, mungkin dua tahunan, tapi akhirnya mba Enok meninggalkan kami. Ingin bekerja di perusahaan, katanya.
Beberapa kali kami berganti-ganti baby sitter setelah itu.
Sampai dengan hari-hari belakangan ini, ketika mba Lisa, salah satu baby sitter kami yang sekarang, menyatakan ingin resign bulan ini.
Bukan masalah yang terlalu berat, tapi juga bukan hal yang sepele dan bisa diremehkan.
Dan tak disangka, mba Enok, yang sebenarnya sudah bekerja di perusahaan konveksi, tapi gak betah itu, ingin kembali bersama keluarga kami.
Alhamdulillaah.
Di sisi lain, ini cukup membuat aku malu di hadapan Allah.
Karena aku belum sempat memohon pada-Nya.
Belum sempat berdoa minta pertolongan-Nya dalam urusan kekosongan baby sitter ini.
Tapi Allah begitu baik, sayang dan memberikan jawaban bahkan ketika aku lupa bertanya.
Astaghfirullaah.
Maafkan aku yaa Allah.
Mestinya aku minta dahulu kepada-Mu, supaya dapat pengganti baby-sitter, baru Engkau boleh mengabulkan atau tidak, karena di sisi-Mu lah segala keputusan.
Tapi Engkau Maha Mengetahui Segala Sesuatu.
Sedangkan aku adalah manusia yang lupa, tidak sopan, dan tidak tahu diri.
Alhamdulillah, telah Engkau bantu keluargaku mendapatkan pengganti baby sitter.
Astaghfirullah, maafkan aku yang lupa memohon bantuan-Mu.
Laa ilaaha illaa anta.
Subhaanaka innii kuntu minadl-dlaalimiin.
Mba Enok adalah baby sitter pertama kami.
Saat itu Nadya baru saja lahir beberapa bulan.
Cukup lama bersama kami, mungkin dua tahunan, tapi akhirnya mba Enok meninggalkan kami. Ingin bekerja di perusahaan, katanya.
Beberapa kali kami berganti-ganti baby sitter setelah itu.
Sampai dengan hari-hari belakangan ini, ketika mba Lisa, salah satu baby sitter kami yang sekarang, menyatakan ingin resign bulan ini.
Bukan masalah yang terlalu berat, tapi juga bukan hal yang sepele dan bisa diremehkan.
Dan tak disangka, mba Enok, yang sebenarnya sudah bekerja di perusahaan konveksi, tapi gak betah itu, ingin kembali bersama keluarga kami.
Alhamdulillaah.
Di sisi lain, ini cukup membuat aku malu di hadapan Allah.
Karena aku belum sempat memohon pada-Nya.
Belum sempat berdoa minta pertolongan-Nya dalam urusan kekosongan baby sitter ini.
Tapi Allah begitu baik, sayang dan memberikan jawaban bahkan ketika aku lupa bertanya.
Astaghfirullaah.
Maafkan aku yaa Allah.
Mestinya aku minta dahulu kepada-Mu, supaya dapat pengganti baby-sitter, baru Engkau boleh mengabulkan atau tidak, karena di sisi-Mu lah segala keputusan.
Tapi Engkau Maha Mengetahui Segala Sesuatu.
Sedangkan aku adalah manusia yang lupa, tidak sopan, dan tidak tahu diri.
Alhamdulillah, telah Engkau bantu keluargaku mendapatkan pengganti baby sitter.
Astaghfirullah, maafkan aku yang lupa memohon bantuan-Mu.
Laa ilaaha illaa anta.
Subhaanaka innii kuntu minadl-dlaalimiin.
Saturday, November 1, 2008
Pembalasan Lebih Kejam (Ngawur!!!)
Perlu ta'awudz yang banyak bagi siapa saja yang biasa ceplas-ceplos.
Biasa mangap dulu dan mikir belakangan.
Yang lebih indah, tentu, yang biasa ta'awudz dan tutur-katanya terukur.
Mikir dulu, mangap belakangan.
Salah satu ungkapan yang sering terdengar adalah 'pembalasan lebih kejam'.
Jadi kalo saya disakiti oleh si Fulan, maka saya harus balas menyakiti Fulan dua, tiga atau sepuluh kali lebih kejam ... ngawur!!!
Baca ta'awudz, tahlil dan isti'adzah buat ngusir setan.
Dia (setan) memang musuh yang nyata dan bisa masuk merasuki pikiran manusia dengan gampangnya.
Harusnya, saya menyakiti si Fulan, sama, sebanding dengan si Fulan menyakiti saya, tidak boleh lebih.
Tapi, memaafkan adalah jauh lebih baik.
Jika saya sabar, insya Allah ada panen besar yang dipetik di akhirat bi-idznillaah.
QS 16:126
Biasa mangap dulu dan mikir belakangan.
Yang lebih indah, tentu, yang biasa ta'awudz dan tutur-katanya terukur.
Mikir dulu, mangap belakangan.
Salah satu ungkapan yang sering terdengar adalah 'pembalasan lebih kejam'.
Jadi kalo saya disakiti oleh si Fulan, maka saya harus balas menyakiti Fulan dua, tiga atau sepuluh kali lebih kejam ... ngawur!!!
Baca ta'awudz, tahlil dan isti'adzah buat ngusir setan.
Dia (setan) memang musuh yang nyata dan bisa masuk merasuki pikiran manusia dengan gampangnya.
Harusnya, saya menyakiti si Fulan, sama, sebanding dengan si Fulan menyakiti saya, tidak boleh lebih.
Tapi, memaafkan adalah jauh lebih baik.
Jika saya sabar, insya Allah ada panen besar yang dipetik di akhirat bi-idznillaah.
QS 16:126
Subscribe to:
Posts (Atom)