Thursday, November 6, 2008

Istighfar yang Tak Biasa

Barusan aku dapat kabar melalui sms dari Nina, istriku, bahwa mba Enok will be back.
Mba Enok adalah baby sitter pertama kami.
Saat itu Nadya baru saja lahir beberapa bulan.
Cukup lama bersama kami, mungkin dua tahunan, tapi akhirnya mba Enok meninggalkan kami. Ingin bekerja di perusahaan, katanya.

Beberapa kali kami berganti-ganti baby sitter setelah itu.
Sampai dengan hari-hari belakangan ini, ketika mba Lisa, salah satu baby sitter kami yang sekarang, menyatakan ingin resign bulan ini.
Bukan masalah yang terlalu berat, tapi juga bukan hal yang sepele dan bisa diremehkan.

Dan tak disangka, mba Enok, yang sebenarnya sudah bekerja di perusahaan konveksi, tapi gak betah itu, ingin kembali bersama keluarga kami.

Alhamdulillaah.

Di sisi lain, ini cukup membuat aku malu di hadapan Allah.
Karena aku belum sempat memohon pada-Nya.
Belum sempat berdoa minta pertolongan-Nya dalam urusan kekosongan baby sitter ini.
Tapi Allah begitu baik, sayang dan memberikan jawaban bahkan ketika aku lupa bertanya.

Astaghfirullaah.
Maafkan aku yaa Allah.
Mestinya aku minta dahulu kepada-Mu, supaya dapat pengganti baby-sitter, baru Engkau boleh mengabulkan atau tidak, karena di sisi-Mu lah segala keputusan.
Tapi Engkau Maha Mengetahui Segala Sesuatu.
Sedangkan aku adalah manusia yang lupa, tidak sopan, dan tidak tahu diri.

Alhamdulillah, telah Engkau bantu keluargaku mendapatkan pengganti baby sitter.
Astaghfirullah, maafkan aku yang lupa memohon bantuan-Mu.

Laa ilaaha illaa anta.
Subhaanaka innii kuntu minadl-dlaalimiin.

No comments: