Saturday, January 10, 2009

Intense Love

(kiriman dari P.O. Box 48030, Mississauga, ON L5A 1W0, Canada)


"Those who have Iman, are intense in their Love for Allah."
Chapter 2: Verse 165 (partial)


This is how Allah describes the true believers - i.e. those who Love Allah more than anything else and who make Allah their first priority.
The verse doesn't say that one must love Allah only. Love is a blessing given to us by Allah and is manifested in many aspects of life. In Islam, however, it must be foremost for Allah, our Creator, and Merciful Sustainer.

What is Love?
Perhaps it cannot be defined in terms which adequately reflect its nature and importance in a person's life. It is not possible to define it by a formula in a manner we define a scientific fact. But still each one of us knows what love is and can tell from our experience the powerful force that it is.
It is the overpowering force in life. It captivates you, it grips you, it moves you and you are prepared to do anything for the sake of it. Once love is there, what you do is not something which has to be imposed upon you, because you need imposition only for things you do not love.

Nature of True Iman & Love for Allah
Iman (faith) is something which must penetrate deep into your heart and generate an intense love for Allah and His Prophet (peace be upon him), more than anything else. Unless this happens, you cannot experience the real Iman.
To develop this love for Allah does not require us to retire to or seclude ourselves in a monastery / masjid. This love makes us do our duty to Allah, as His representatives, while we are out in the street, at home or in the office. With this love, we live as servants of Allah, everywhere willingly making every sacrifice required of us. In fact, it propels us to share actively in the service of Allah's other creatures. True love of Allah makes one care for people and their needs.

Your Barometer: Salah
Whether or not you have that love is something only for you to examine closely. If you love someone, one of your most intense desires will be to get closer to that person. In Islam, there are several ways of getting closer to Allah, foremost of which is Salah (daily prayers).
Once you are praying to Him, you are in front of Him, you are near to Him, you are speaking to Him, you are responding to Him in gratitude, and you are asking for His forgiveness. Prayer is not just a ritual in which you go through certain postures. The love generated through Salah, by submitting your soul exclusively to Allah, is like a seed which, as it grows, envelops the entire personality!

Compiled From:
"In the Early Hours" - Khurram Murad, pp. 63-64

Thursday, December 25, 2008

Hari Ini Memang Tidak Biasa

Hari ini memang tidak biasa, setidaknya karena beberapa hal:

1. Vietnam gak libur

Semua orang tahu hari ini tanggal 25 Desember.
Tapi aku tidak sedang di Indonesia, aku sedang di Ho Chi Minh City.
Di sini 25 Desember bukan "tanggal merah", tapi "tanggal hitam".
Tidak ada libur, kecuali buat mereka yang ambil cuti.
Jadi ... yaaa ... aku ngantor hari ini ...
Setengah hari? Nggak!!! Full bro!!! Sekarang ini malah udah mendekati setengah enam sore.

Agak aneh karena menyambut natal, Ho Chi Minh City amat semarak.
Taman-taman hijau berubah warna jadi putih karena salju buatan.
Gedung-gedung, perkantoran, tempat hiburan juga begitu.
Patung Santa Claus muncul di mana-mana.
Kalo malam, beberapa jalanan macet total.
Motor gak bisa gerak, apalagi mobil.
Kenapa? Karena, jalanan kota berubah jadi sarana rekreasi: trotoar, marka jalan dihias cantik dengan berbagai simbol natal plus kerlap-kerlip lampunya yang berwarna-warni. Rasanya di Jakarta atau di Bogor, apalagi di Gunung Putri, tidak sesemarak di sini.

Jadi aneh, karena mereka heboh menyambut natal, tapi tidak libur, kontras ama situasi di Indonesia yang justru libur.

2. Nadya ke sekolah diantar orang serumah

Biasanya Nadya diantar mbak Mi. Atau mba Enok. Atau mamanya. Tapi karena hari ini memang tidak biasa, Nadya diantar orang serumah, termasuk adiknya, Affan.

3. Affan ikutan sekolah

Karena Affan nganter kakaknya, dia jadi bisa lihat suasana sekolah. Dengerin "kakak-kakaknya" latihan drum brand yang suaranya bikin Affan ketakutan dan bersembunyi dalam lindungan mbak Mi.
Yang bikin tambah tidak biasa adalah kenyataan bahwa Affan lah yang ngotot pengin sekolah, tapi ketakutan sendiri begitu berada di sekolah ...

Thursday, December 11, 2008

Beberapa Definisi

Senyuman Termanis
Orang yang mempunyai senyuman yang paling manis adalah orang yang ditimpa musibah lalu dia berkata "inna lillaahi wa innaa illayhi raaji’uun." Sambil mengukir senyuman, ia menambahkan, "Ya Rabb, Aku ridho dengan ketentuanMu ini."

Orang Kaya
Orang yang kaya adalah orang yang bersyukur dengan apa yang ada dan tidak lupa untuk menyadari bahwa kenikmatan di dunia ini sifatnya amatlah sementara.

Orang Miskin
Orang yang miskin adalah orang yang tidak puas dengan nikmat yang ada dan selalu menumpuk-numpuk harta.

Orang yang Rugi
Orang yang rugi adalah orang yang sudah sampai usia pertengahan namun masih berat untuk melakukan ibadah dan amal-amal kebaikan.

Yang Tercantik

Orang yang paling cantik adalah orang yang mempunyai akhlak yang baik.

Pemilik Rumah Terluas
Orang yang mempunyai rumah yang paling luas adalah orang yang mati membawa amal-amal kebaikan di mana kuburnya diperluas sejauh mata memandang.

Pemilik Rumah Tersempit
Siapakah orang yang mempunyai rumah yang paling sempit lagi dihimpit? Dia adalah orang yang mati tanpa membawa amal-amal kebaikan sehingga kuburnya menghimpitnya.

Orang Berakal
Orang yang mempunyai akal adalah orang yang menghuni surga kelak karena telah menggunakan akal sewaktu hidup di dunia untuk menghindari siksa neraka.

Mata Terindah
Mata yang paling indah adalah mata hati yang terus menjalin komunikasi tanpa kabel dengan Pemilik dan Penguasa Alam Semesta, mata hati yang bisa menerawang jauh ke hari di mana mulut akan terkunci, tangan dan kaki bicara; menjadi saksi atas apa yang dilakukan dan ke mana saja melangkahnya.



Semoga Allah SWT senantiasa memberkati kita semua ... Aamien.

Wassalam.

Friday, November 21, 2008

Obat Jiwa

Alkisah ada dua orang yang sangat berbeda.
Yang satu orang yang baik dan dermawan.
Yang satunya lagi hanya memikirkan keuntungan.

Suatu hari keduanya membaca tulisan Andi F. Noya.
Andi berkisah tentang salah satu "hobi"-nya untuk membuat kejutan dengan membayar tol buat mobil yang ada di belakangnya.

Si baik hati terinspirasi dan meniru hobi Andi.
Si pencari keuntungan tidak memperoleh manfaat dari tulisan Andi, kecuali dia selalu berharap mobilnya berada di belakang mobil Andi.

Al-Quran adalah petunjuk bagi manusia.
Obat buat jiwa dan rahmat bagi orang yang beriman.
Tapi buat orang zalim, hanya kerugian yang mereka dapat.

QS 17:82

Thursday, November 6, 2008

Istighfar yang Tak Biasa

Barusan aku dapat kabar melalui sms dari Nina, istriku, bahwa mba Enok will be back.
Mba Enok adalah baby sitter pertama kami.
Saat itu Nadya baru saja lahir beberapa bulan.
Cukup lama bersama kami, mungkin dua tahunan, tapi akhirnya mba Enok meninggalkan kami. Ingin bekerja di perusahaan, katanya.

Beberapa kali kami berganti-ganti baby sitter setelah itu.
Sampai dengan hari-hari belakangan ini, ketika mba Lisa, salah satu baby sitter kami yang sekarang, menyatakan ingin resign bulan ini.
Bukan masalah yang terlalu berat, tapi juga bukan hal yang sepele dan bisa diremehkan.

Dan tak disangka, mba Enok, yang sebenarnya sudah bekerja di perusahaan konveksi, tapi gak betah itu, ingin kembali bersama keluarga kami.

Alhamdulillaah.

Di sisi lain, ini cukup membuat aku malu di hadapan Allah.
Karena aku belum sempat memohon pada-Nya.
Belum sempat berdoa minta pertolongan-Nya dalam urusan kekosongan baby sitter ini.
Tapi Allah begitu baik, sayang dan memberikan jawaban bahkan ketika aku lupa bertanya.

Astaghfirullaah.
Maafkan aku yaa Allah.
Mestinya aku minta dahulu kepada-Mu, supaya dapat pengganti baby-sitter, baru Engkau boleh mengabulkan atau tidak, karena di sisi-Mu lah segala keputusan.
Tapi Engkau Maha Mengetahui Segala Sesuatu.
Sedangkan aku adalah manusia yang lupa, tidak sopan, dan tidak tahu diri.

Alhamdulillah, telah Engkau bantu keluargaku mendapatkan pengganti baby sitter.
Astaghfirullah, maafkan aku yang lupa memohon bantuan-Mu.

Laa ilaaha illaa anta.
Subhaanaka innii kuntu minadl-dlaalimiin.

Saturday, November 1, 2008

Pembalasan Lebih Kejam (Ngawur!!!)

Perlu ta'awudz yang banyak bagi siapa saja yang biasa ceplas-ceplos.
Biasa mangap dulu dan mikir belakangan.

Yang lebih indah, tentu, yang biasa ta'awudz dan tutur-katanya terukur.
Mikir dulu, mangap belakangan.

Salah satu ungkapan yang sering terdengar adalah 'pembalasan lebih kejam'.
Jadi kalo saya disakiti oleh si Fulan, maka saya harus balas menyakiti Fulan dua, tiga atau sepuluh kali lebih kejam ... ngawur!!!
Baca ta'awudz, tahlil dan isti'adzah buat ngusir setan.
Dia (setan) memang musuh yang nyata dan bisa masuk merasuki pikiran manusia dengan gampangnya.

Harusnya, saya menyakiti si Fulan, sama, sebanding dengan si Fulan menyakiti saya, tidak boleh lebih.
Tapi, memaafkan adalah jauh lebih baik.
Jika saya sabar, insya Allah ada panen besar yang dipetik di akhirat bi-idznillaah.

QS 16:126

Wednesday, October 22, 2008

Raja yang Agung dan Seseorang yang Berpakaian Compang-Camping

Diriwayatkan oleh Wahab bin Munabbih. Dia adalah seorang pendeta Yahudi yang kemudian masuk Islam.

Diceritakan bahwa pada suatu hari seorang raja yang agung ingin berkuda ke seluruh pelosok kerajaannya agar masyarakat melihat kehebatan dan keindahannya. Raja itu memerintahkan para pejabat, pengawal dan pembesar kerajaan untuk menyiapkan tunggangan agar masyarakat melihat kekuasaannya. Dia juga menyuruh mereka untuk menyediakan pakaian kebesarannya. Dia memerintahkan bawahannya untuk menyiapkan kuda pilihan yang kuat. Dia memilih kuda yang tercepat larinya, yang diberi nama as-Sabak. Dia memacu kuda itu di depan pasukan. Dia merasa bangga dengan kehebatan dan kekuasaannya.

Datanglah Iblis. Iblis meletakkan mulutnya pada telinganya dan meniupkan perasaan sombong pada raja itu. Maka berkatalah raja itu, "Siapa yang dapat menyamaiku didunia ini?" Dia memacu kudanya dengan sombong dan merasa bangga dengan kudanya itu. Dia tidak melihat kepada seorangpun karena perasaan hebat dan sombongnya, serta perasaan ujub dan bangganya.
Tiba-tiba dihadapannya berdiri seorang laki-laki yang berpakaian compang camping. Orang itu memberi salam kepada sang raja, tetapi raja itu tidak membalas salamnya. Orang itu kemudian memegang tali kekang kuda sang raja. Kemudian raja itu berkata: "Lepaskan tanganmu dari tali kekang kuda ini. Engkau tidak tahu tali kekang kuda siapa yang engkau pegang!" Orang itu berkata, "Aku mempunyai keperluan denganmu". Raja berkata, "Sabarlah, tunggu aku turun". Orang itu berkata, "Keperluanku adalah saat ini juga, bukan saat engkau turun dari kudamu". Raja berkata, "Katakan, apa keperluannya!" Orang itu berkata, "Ini rahasia. Aku tidak akan mengatakannya kecuali ke telingamu". Raja menyodorkan telinganya kepada orang itu. Orang itu berkata, "Aku Malaikat Maut. Aku hendak mencabut nyawamu". Raja berkata, "Tangguhkanlah sampai aku pulang ke rumahku, berpamitan kepada anak istriku". Orang itu berkata, "Tidak, engkau tidak akan melihat mereka lagi untuk selamanya karena jatah umurmu sudah habis". Maka, Malaikat Maut pun mengambil nyawanya. Pada waktu itu sang raja sedang duduk diatas kuda kebanggaannya".

Malaikat Maut pergi dari sana, kemudian mendatangi seorang laki-laki soleh yang diridhai Allah. Malaikat mengucapkan salam. Laki-laki itu membalas salamnya. Malaikat berkata, "Aku mempunyai keperluan denganmu dan ini rahasia. "Laki-laki salih itu berkata, "Katakanlah keperluanmu di telingaku". Malaikat berkata, "Aku adalah Malaikat Maut". Laki-laki itu berkata, "Selamat datang, segala puji bagi Allah atas kedatanganmu karena sesungguhnya aku banyak mendekatkan diri untuk menyambut kedatanganmu. Aku merasa terlalu lama menunggumu. Aku sangat merindukan kedatanganmu". Malaikat berkata, "Jika engkau mempunyai urusan selesaikanlah dahulu". Laki-laki itu berkata, "Tidak ada urusan yang lebih penting daripada saat bertemu dengan Rabbku Azza wa Jalla". Malaikat berkata, "Cara seperti apa yang engkau sukai ketika aku mencabut nyawamu? Aku diperintahkan mencabut nyawamu dengan cara yang engkau pilih dan engkau inginkan". Laki-laki itu berkata, "Ijinkanlah aku mengambil air wudhu dan melaksanakan shalat. Ketika aku sujud, cabutlah nyawaku. Maka, Malaikat Maut melakukan permintaan orang itu dan mengirimnya kepada rahmat Allah 'Azza wa Jalla.

Sumber: buku "ETIKA BERKUASA: Nasihat-nasihat Imam Al-Ghazali - Karya Imam Al-Ghazali."

Tukijo

Tiba-tiba ingat Tukijo.
Dia adalah salah satu teman mainku, juga tetanggaku, waktu kecil dulu.
Di sebuah desa yang bernama Rowosari.
Kadang ada yang bergurau memanggilnya Tukijov.
Biar kedengaran seperti orang Rusia dan lebih keren.

Suatu hari kami ngumpul bersama-sama teman yang lain.
Dan entah kenapa, tiba-tiba muncul topik tentang konversi.
Bahwa 1 km itu adalah 1,000 meter.
Tapi Tukijo tidak setuju.
Lupa persisnya pendapatnya, apakah 1 km = 500 m, atau 600 m, atau yang lain, tapi yang jelas bukan 1,000 meter.
Rasanya ingin mengajaknya mubahalah ... hehehe ... tapi tentu saja itu tidak aku lakukan, baik saat itu maupun sekarang (karena ini masalah yang ringan dan topiknya kurang pas untuk sampai ke level mubahalah).

Tuesday, October 21, 2008

Ultah Ke-2 Affan




Met ultah ya Affan.

Semoga kelak engkau menjadi pengabdi bangsa, agama dan keluarga.
Sukses berkarya tapi tetap bersahaja.
Bakti pada orang tua, hormat pada kak Nadya dan pada sesama.

Dan yang jauh lebih penting, mengenal-Nya, ingat akan perjumpaan dengan-Nya kelak, beribadah dengan penuh keikhlasan dan istiqomah.

Semoga Allah memasukkanmu dalam golongan hamba-Nya yang beriman dan ash-haabul yamiin insya Allah.

Cium jauh dari ayahmu ...

Olahraga Spektakuler

Tadi malam telah berlangsung untuk pertama kalinya, olahraga paling spektakuler di PIE C/15B Gunung Putri.
Setidaknya itulah yang dilaporkan Uti tadi pagi.

Affan, bocah yang tadi malam belum genap 2 tahun (kurang 1 hari sih) telah menjadi atlit cilik yang penuh semangat.
Di kasur, dia main bola ... ini jarang-jarang karena biasanya main bolanya di ruang tamu, meski tidak di lapangan bola.

Saking girangnya bermain dengan bola pemberian tantenya, Affan bertahan sampai hampir jam 11 malam.

Thanks berat buat tante Mike yang telah memilih hadiah yang sangat digemari Affan ... alhamdulillaah.

Monday, October 20, 2008

Metode Pembuktian Kebenaran

Nabi dibantah oleh utusan Nasrani Najran.
Tapi Nabi cool.
Nabi tidak membalas bantahan dengan bantahan.
Tapi meresponnya dengan sebuah ajakan.

Nabi mengajaknya memanggil seluruh anak, istri, termasuk Nabi dan utusan itu sendiri, untuk berdoa dengan sungguh-sungguh, supaya Allah menjatuhkan laknat kepada pihak yang berdusta.

Mereka tidak berani melakukannya dan ini menjadi bukti kebenaran Nabi Muhammad saw.

QS 3:61

Tipu Daya

Tipu daya mengandung konotasi kejahatan.
Sedangkan pembalasan tipu daya bisa berkonotasi menghindari suatu tindak kejahatan atau menghukum pelaku kejahatan dengan hukuman setimpal.

Don't worry, semua jenis tipu daya pasti akan dibalas.
Serahkan saja kepada Allah, Raja-nya pembalas tipu daya.
(walloohu khoyrul maakiriin)

QS 3:54

Jangan Ragu

Tidak perlu banyak teori untuk melawan keraguan.
Cukup karena takut sama Allah: jangan ragu karena itu dilarang Allah.

QS 3:160

Musuh Terbesar

Terutama di lapangan tenis, harus kuingat selalu bahwa musuh terbesarku bukanlah orang yang berada di seberang net, tapi diriku sendiri.

Dan musuh paling bebuyutan adalah keasyikan bermain dengan dalih olahraga sampai lupa waktu sholat.
Benar-benar jangan sampai kalah dengan musuh yang satu ini.

Preferensi Nadya

Hari Ahad kemaren Nadya lapor di telpon, "Papa, besok Nadya mau sekolah ..."
Agak terdengar mengherankan karena hari Sabtunya Nadya ke Bandung dan itu adalah pengalaman pertamanya ke Bandung.
Lebih bisa dimengerti kalo Nadya melaporkan pengalamannya di Bandung.

Tapi kenapa aku jadi lupa bersyukur begini?
Bukankah preferensi Nadya untuk bersekolah dibandingkan pergi ke Bandung itu lebih baik?

Alhamdulillaah.
Anugerahkan sedikit ilmu-Mu untuk putriku ya Allah, agar kelak bisa menjadi wanita mu'minat sholihah yang senantiasa memuji kebesaran nama-Mu.

Status Nabi Isa

Nabi Isa itu sebenarnya sudah meninggal atau belum?
Tidak usah bingung.
Dan tidak perlu jadi gak sabaran gitu.
Allah akan menjelaskan semuanya.

QS 3:55

Tidak Usah Heran

Nabi Isa kok bisa lahir tanpa ayah?

Akal manusia terbatas.
Tidak menemukan solusi komprehensif untuk menerangkannya.

Padahal itu biasa-biasa saja buat Allah.
Nabi Isa adalah semisal Nabi Adam.
Allah hanya perlu memfirmankan satu kata "Kun" maka apapun yang Allah kehendaki akan jadi.

QS 3:59

Thursday, October 16, 2008

I like you because ...

Hari ini aku diminta meng-energize tim HR.
Ada sekitar 40 orang termasuk dua direktur yang hadir.

Aku putuskan pake energizer yang simpel aja.
Masing-masing berpasangan.
Alhamdulilah pesertanya genap, jadi pas dua-dua.

Masing-masing aku minta cari satu kekuatan atau hal positif dari pasangannya.
Lalu kuminta mereka bilang ke pasangannya, "I like you because ..." tentu kalimat ini dilanjutkan dengan hal positif spesifik pasangan mereka.

Ada yang suka pasangannya karena suka membantu.
Ada yang suka pasangannya karena care berat dengan client.
Ada yang suka pasangannya karena piawai dalam meng-influence orang.

Dan ada satu yang bikin kepingkel-pingkel pas sesi sharing.
Pasangan yang satu ini memang sudah diduga akan bikin geger.
Tidak mengherankan karena De dan Nam memang terkenal senang berkelakar.

Waktu ditanya, De, apa yang bikin Nam suka sama kamu?
De bilang, sambil nahan tawa ... "he likes me ... he loves me ... because I'm less handsome than him ..." ... hahaha ...

Saturday, October 11, 2008

Tidak Dibiarkan Begitu Saja

Biasanya di tiap perusahaan ada program yang namanya Management Trainee.
Mereka dilatih, dididik, dipersiapkan, dan mereka kelak diproyeksikan untuk berada pada posisi manajerial.
Perusahaan biasanya menerapkan probation period, bisa 3 bulan, bisa 6 bulan atau lebih.
Tentu, tidak ada jaminan bahwa mereka pasti akan jadi manajer.
Bahkan, tidak ada jaminan bahwa mereka nantinya akan ditawari bergabung dengan perusahaan di akhir masa percobaan.
Mereka tidak akan dibiarkan begitu saja, tim khusus perusahaan dipersiapkan untuk melakukan penilaian terhadap mereka.

Secara umum, semua manusia juga begitu.
Manusia tidak akan dibiarkan begitu saja oleh Allah.
Selalu ada cobaan, tantangan, penderitaan, kehilangan, duka, guncangan, kesakitan.
Semuanya penting untuk menguji keimanan hamba-Nya.

QS 2:214

Kuda

Affan lagi diajarin mamanya mengenal nama-nama binatang.
Tapi kayaknya mamanya harus sabar beneran.
Soalnya Affan hanya mau bilang kuda.
Kalo dikasih tahu tentang hewan selain kuda bahwa itu bukan kuda, Affan malah ngamuk, marah-marah.
Pokoknya kuda!
Yah, maklum ... belum genap 2 tahun ...